Kabupaten Kapuas memiliki 1 Rumah Sakit Umum Pemerintah yaitu RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo yang terletak di ibukota kabupaten Kapuas ( Kuala Kapuas ) dengan tenaga Dokter Spesialis sebanyak 4 orang ( Spesialis Bedah, Spesialis Anak, Spesialis Penyakit Dalam dan Spesilis Kandungan ) dan Dokter Umum sebanyak 14 orang. Pada tahun 2007 pembangunan prasarana kesehatan untuk masyarakat seperti Puskesmas / Puskesmas Pembantu dan Posyandu sudah menjangkau seluruh kecamatan. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari website Ikatan Dokter Indonesia Cabang Kapuas, jumlah dokter umum di Kabupaten Kapuas terhitung bulan Desember 2009 adalah sebanyak 41 orang. Jumlah Dokter bila dibandingkan dengan jumlah penduduk memperlihatkan ratio yang belum ideal yaitu dengan perbandingan 1 orang dokter menangani ± 13.022 orang penduduk. Idealnya 1 dokter untuk 5.000 orang penduduk.
Unit Kesehatan di Kabupaten Kapuas yaitu :
Sabtu, 06 November 2010
Sarana Kesehatan di Kabupaten Kapuas
Kecamatan dan Desa di Kabupaten Kapuas
Kecamatan yang ada di Kabupaten Kapuas :
1. Kapuas Kuala ( membawahi 14 desa) yaitu :
Bandar Raya, Batanjung, Cemara Labat, Lupak Dalam, Lupak Timur, Palampai, Sidorejo, Sei Teras, Tamban Baru, Tamban Baru Mekar, Tamban Baru Selatan, Tamban Baru Tengah, Tamban Baru Timur, Tamban Lupak dan Warnasari
2. Kapuas Timur ( membawahi 7 desa ) yaitu :
Anjir Mambulau Barat, Anjir Mambulau Tengah, Anjir Mambulau Timur, Anjir Serapat Barat, Anjir Serapat Baru, Anjir Serapat Tengah dan Anjir Serapat Timur
3. Selat ( membawahi 10 desa dan 6 kelurahan ) yaitu :
- Desa : Bamban Raya, Pulau Mambulau, Pulau Telo, Sei Jangkit, Sei Lunuk, Tamban Luar, Terusan Karya, Terusan Makmur, Terusan Mulya dan Terusan Raya
- Kelurahan : Murung Keramat, Pulau Kupang, Selat Dalam, Selat Hilir, Selat Hulu dan Selat Tengah
Arti Logo Kabupaten Kapuas
Arti Logo
1. | DASAR | |
Peraturan Daerah Kabupaten Kapuas Nomor 12 Tahun 1976 tanggal 4 Oktober 1976 | ||
2. | MATERI LAMBANG DAERAH | |
Lambang Daerah Kabupaten Kapuas terdiri dari: | ||
a. | Dasar Lambang berwarna hijau tua. | |
b. | Bahtera "BANAMA TINGANG" berwarna hitam. | |
c. | Kepala Burung, menghadap ke kanan | |
d. | Perisai/Telabang dengan warna Merah Putih | |
e. | Bintang Pancasila dengan warna kuning emas | |
f. | Tikar anyaman rotan berwarna kuning. | |
g. | Lukisan 3 gelombang masing-masing berwarna biru laut. | |
h. | Untaian padi berwarna kuning emas. | |
i. | Bunga kapas berwarna kuning emas. | |
j | Pita pengait berwarna kuning emas. | |
Sejarah Singkat Terbentuknya Kabupaten Kapuas
Penduduk asli Kabupaten Kapuas adalah Suku Dayak Ngaju yang terdiri dari 2 (dua) suku yaitu:
1. Suku Oloh Kapuas - Kahayan, bermukim di daerah bagian hilir dan tengah sungai Kahayan dan Kapuas.
2. Suku Oloh Ot Danum, bermukim di bagian hulu sungai Kahayan dan Kapuas.
Secara Antropologis, Suku Dayak di Kalimantan termasuk data rumpun Melayu Tua (Proto Maalayid) yang hidup berkelompok dan menganut kepercayaan agama leluhur (Acientenisme).
Sejak Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 saat kedatangan pasukan Australia yang bertugas melucuti senjata Jepang dibawah pimpinan Kolonel Robson yang ikut membonceng rombongan orang Belanda dari organisasi bersenjata NICA di bawah pimpinan Mayor Van Assenderp. Sebelum pasukan Australia meninggalkan Banjarmasin (24-10-1945) pihak NICA telah menyusun Administrasi Pemerintahan untuk wilayah Berneo Selatan dibawah pimpinan Residen Abley.
Sampai awal Desember 1945
Langganan:
Postingan (Atom)